Polisi Periksa Saksi Pemukulan Wartawan di PUB OZON Tanjungpinang

Keterangan foto: Rindu Sianipar saat dirujuk ke IGD RSUD Tanjungpinang, ia babak belur lantaran dipukul OTK saat melakukan peliputan kericuhan yang terjadi di Pub Ozon, Minggu (14/1/2018)

PELITA KEPRI, Tanjungpinang – Pihak Kepolisian tengah memeriksa sejumlah saksi kasus pemukulan terhadap wartawan media online dan cetak Sidak News, Rindu Sianipar di Pub Ozon Tanjungpinang belum lama ini.

Rindu dipukul hingga babak belur usai melakukan peliputan keributan di Pub Ozon, Jalan MT Haryono, Minggu (14/1/2018) sekira pukul 03.00 WIB.

Kapolsek Bukit Bestari Kompol Ambaridi Jumhur, saat dihubungi di Tanjungpinang, Selesa (6/1/2018), mengatakan pihaknya tengah memeriksa sejumlah kariawan Pub Ozon untuk dimintai keterangannya atas peristiwa itu.

Baca Juga :  Dua Kasus Narkoba yang Ditangani Satresnarkoba Polres Lingga Masuk Tahap II

“Saat ini kami tengah memeriksa beberapa saksi, meminta keterangan waiters Pub, ada tiga saksi yang sudah diminta keterangannya, juga dengan menyertakan bukti bukti foto saat peliputan,” katanya.

Terpisah, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Tanjungpinang mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oknum tidak dikenal (OTK) tersebut yang terjadi pada Rindu Sianipar.

“Kami meminta pihak kepolisian untuk mengungkap dan menindak tegas pelaku pemukulan. Siapa pun itu pelakunya harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Sampaikan Pentingnya Kedewasaan Berpolitik

Ia mengutarakan, jika kasus kekerasan tersebut tidak terungkap, IWO Tanjungpinang akan meminta Mabes Polri mengambil sikap tegas.

“Kami akan meminta IWO pusat menyurati Mabes Polri untuk mengungkap siapa pelaku pemukulan tersebut,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Rindu Sianipar merupakan pengurus IWO Tanjungpinang Bidang Hukum yang bekerja di Media Online SidakNews.com di Tanjungpinang.

(PK/ Takdir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.