Tak Memenuhi Pasal 187A Ayat 1, Bawaslu Bintan Hentikan Proses Dugaan Money Politic Apri Sujadi

Tak Memenuhi Pasal 187A Ayat 1, Bawaslu Bintan Hentikan Proses Dugaan Money Politic Apri Sujadi

Bintan. Tak memenuhi unsur pasal 187A Ayat 1 tentang pelanggaran tindak pidana pemilihan. Bawaslu Bintan menghentikan proses laporan dugaan money politic (politik uang) yang dituduhkan kepada calon Bupati Bintan nomor urut 1 Apri Sujadi dari Partai Demokrat.

“Jadi sudah diputuskan kasus ini dihentikan. Keputusan ini ditetapkan Gakkumdu Bintan berdasarkan keterangan dari para saksi, pelapor dan terlapor termasuk saksi ahli dari Universitas Riau yang merupakan ahli hukum pidana,” terang Ketua Bawaslu Bintan Febriadinata, Jumat (4/12/2020).

Perlu diketahui dugaan money politic calon petahana itu dilaporkan oleh Meliyanti, warga Kijang dan didampingi oleh kuasa hukum Paslon nomor urut 2 (Alias Wello dan Dalmasri Syam) baru-baru ini.

Menindaklanjuti laporan itu pihak Gakumdu Bintan yang meliputi Polres Bintan, Bawaslu Bintan dan Kejaksaan Negeri Bintan telah memintai keterangan terhadap 23 orang.

Setelah proses berjalan hingga diregister ke Sentra Gakkumdu, ternyata laporannya tidak memenuhi unsur pidana tentang pemilihan dan prosesnya dihentikan.

” Sehingga terhadap laporan dengan nomor 003/LP/PB/Kab/10.04/XI/2020 status laporannya tidak ditindak lanjuti atau dihentikan. Kemudian akan disampaikan kepada pelapor dan di tembuskan kepada Bawaslu Provinsi dan bawaslu Republik Indonesia,” ucap Febri.(pk/tsr)

banner 468x60

No Responses

Comments are closed.

error: Content is protected !!