Yuk Buruan Daftar! Disbudpar Tanjungpinang Buka Pelatihan bagi Pelaku Usaha

Kepala Disbudpar Tanjungpinang, Muhammad Nazri

TANJUNGPINANG | PELITAKEPRI.COM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang sedang menyiapkan pelatihan bagi para pelaku usaha kreatif yang ada di Kota Tanjungpinang.

Kepala Disbudpar Tanjungpinang, Muhammad Nazri mengatakan pelaku usaha yang bisa mendaftar dalam pelatihan itu di antaranya pelaku usaha pada sub sektor kuliner, kepariwisataan, dan ekonomi kreatif, dengan fokus pada peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner serta pemasaran digital.

Ia menyebut pelatihan akan dilaksanakan selama empat hari, mulai dari 11 hingga 14 Juni mendatang, di Hotel Alltrue, Tanjungpinang.

Baca Juga :  TNI Peduli Masyarakat, Danrem 033/WP Gelar Baksos

“Pendaftaran sub sektor ekonomi kreatif dan kepariwisataan dapat dilakukan melalui link https://bit.ly/DAK-digital24, dan bagi pelaku usaha kuliner di https://bit.ly/DAK-Kuliner24,” ujar Nazri, Selasa (4/6/2024).

Nazri menekankan, pelaku kreatif yang mendaftar sebagai calon peserta harus memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

Beberapa syarat bagi calon peserta kuliner adalah pelaku usaha perorangan (rumahan) maupun berbadan usaha seperti makanan, toko kue, dan kuliner lainnya, yang berdomisili di Tanjungpinang.

Sementara itu, untuk pelatihan pemasaran digital, peserta yang memenuhi syarat adalah mereka yang memiliki usaha perorangan atau berbadan usaha di bidang kepariwisataan dan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Alfin Minta Teruskan Semangat Pahlawan di Kemerdekaan RI Ke 73

“Semua pendaftar harus membuktikan identitas mereka dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Pekerja usaha kuliner, kepariwisataan, serta ekonomi kreatif juga bisa ikut mendaftar,” kata Nazri.

Syarat lainnya adalah pelaku kreatif belum pernah terdaftar atau mengikuti pelatihan sejenis yang didanai dari DAK non fisik Kemenparekraf yang dilaksanakan oleh Disbudpar Kota Tanjungpinang.

“Calon peserta juga wajib mengisi formulir pendaftaran online serta melampirkan foto diri dan KTP. Apabila jumlah pendaftar melebihi kuota yang ditentukan, maka peserta akan dikurasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Disdagin: Kenaikan Harga Ayam Bukan Karena Ada Ekspor Ke Singapura

Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi ajang bagi para pelaku usaha untuk saling berjejaring dan berbagi pengalaman.

Menurutnya, kolaborasi dan pertukaran ide antar pelaku usaha dapat menciptakan sinergi yang kuat dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Tanjungpinang.