Wisata  

Tujuh Model Internasional Peragakan Batik di Sun Resort

Bintan, Pelitakepri.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Kepri menyelenggarakan Batik ART Festival in Kepulauan Riau of Indonesia, di PT Sun Resort, Batu Licin, Wacopek Bintan, Jumat (20/10).

Asisten I Provinsi Kepri Raja Azira membuka acara Batik ART Festival. Sebanyak tujuh negara mengikuti festival yang diselenggarakan untuk kedua kali ini. Ke-enam negara itu adalah Malaysia, Iran, Belarus, Ukraine, Chile, Austria dan Uzbekistan. Ada 17 model yang ikut memperagakan busana batik Indonesian itu.

Pembukaan Batik ART Festival di PT Sun Resort dihadiri pejabat dari DPRD Prov Kepri, Dinas Pemberdayaan Perempuan Prov Kepri, SKPD, FKPD Prov Kepri, Lurah Gunung Lengkuas, organisasi wanita, ibu dharma wanita Bintan, serta perwakilan masyarakat.

Baca Juga :  DPC PBB Kabupaten Karimun Resmi Dilantik Periode 2020-2025, Cipta Laba Purba: Meningkatkan Nilai Sosial yang Tinggi

Raja Ariza mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi PT Sun Resort, dalam hal ini Dr Sani Sukardi selaku pemilik perusahaan, untuk mempromosikan batik dan budaya Indonesia ke manca negara.

Terkait hal ini, Provinsi Kepri terus meningkatkan bidang pariwisata dan budaya. Dia berharap ke depan PT Sun Resort menjadi destinasii wisata terpadu karena secara geografis lokasinya sangat indah.

Pemilik PT Sun Resort Dr Sani Sukardi mengatakan resort yang didirikannya bukan untuk kepentingan pribadi melainkan untuk masyarakat Kepri, khususnya Bintan.

Baca Juga :  Kapal Pesiar Genting Dream Cruise dijadwalkan akan masuk ke Bintan

Dia berharap kegiatan ini bisa bermanfaat buat masyarakat serta Pemerintah Provinsi Kepri mendukung pembangunan proyek PT Sun Resort. “Di luar negeri PT Sun Resort sudah punya reputasi. Oleh sebab itu, dengan kegiatan festival batik ini kami mempromosikan batik ke penjuru dunia,” kata Sukardi. (Takdir/H@t/tipikornews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.