Pemkab Bintan Terima Deviden dari Bank Riau Rp 9,8 Miliar

Bupati Apri Sujadi saat Menghadiri
RUPSLB Bank Riau Kepri

PELITAKEPRI.COM, Bintan –  Bank Riau Kepri telah membukukan laba tahun buku 2017 sebesar 454.395 miliar rupiah. Hal tersebut diketahui saat agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun 2017 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Tahun 2018 di Ballroom Dang Merdu Lantai 4, Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, Jum’at sore (9/2/2018).

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos yang hadir pada rapat tersebut, mengatakan bahwa dari laba 454.395 miliar rupiah tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan telah  menerima deviden sebesar 9,8 milyar rupiah dari penyertaan modal sebesar 38 miliar rupiah atau 3,60 %.

Baca Juga :  Tim Gabungan Polda Kepri Amankan Oknum Anggota Polri Pelaku Penggelapan Kendaraan

” Pemerintah daerah Kabupaten Bintan menerima deviden 9,8 Miliar Rupiah dari Laba tahun buku 2017 sebesar 454.395 miliar rupiah, ” ujarnya.

Selain itu, dirinya secara khusus menyampaikan beberapa catatan usulan kepada jajaran direksi Bank Riau Kepri dalam pelayanan transaksi. Antara lain ; terkait belum mampu nya Bank Riau Kepri dalam memberikan data real time terhadap pelaporan pelayanan pajak daerah, selain itu pelayanan pemindahbukuan SP2D pemerintah daerah dirasa belum maksimal karena masih terpusat di kantor cabang Tanjungpinang, dan belum bisa dilakukan di kantor cabang pembantu atau payment point.

Baca Juga :  Isak Haru Hj Rahma Saat Menyerahkan Asuransi Taspen Kepada Keluarga Alm Syahrul

Diketahui bahwa Kantor Cabang Bank Riau Kepri di Tanjungpinang sendiri harus melayani transaksi 3 pemerintahan sekaligus yaitu Pemerintah Kota Tanjungpinang, Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kabupaten Bintan.

” Kita hanya inginkan pelayanan yang lebih maksimal kepada nasabah, ” tutupnya. [PK/Dir/MDC]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.