Beredar Berita Miring di Website Resmi Kominfo Tanjungpinang, Sekda Himbau Masyarakat Jangan Mudah Terprovokosi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Riono

PELITA KEPRI, Tanjungpinang – Beredarnya Artikel yang mengandung SARA yang dimuat di Web Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Tanjungpinang membuat pembaca masyarakat merasa resah

Menyikapi pemberitaan tersebut Riono selaku Sekda Kota Tanjungpinang menghimbau agar masyarakat tidak terprovokasi, “itu adalah ulah oknum yang tidak pro kepada harmonisasi”, Tegas Riono

Saya tadi sudah menugaskan semua pihak, kepada pihak humas, hukum dan Infokom untuk mencermati hal ini secara detil dan saya meminta mereka untuk menjelaskan kepada masyarakat, bahwa ini adalah ulah oknum yang tidak pro kepada harmonisasi

Baca Juga :  Apri Pimpin Panen Raya di Desa Toapaya Utara

Apalagi Diera begini mereka ingin membuat keresahan, ungkap Riono yang kini menjabat sebagai PLH walikota tanjungpinang

Sementara Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo (Diskominfo) Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, Teguh Susanto menegaskan, beredarnya informasi yang tidak pantas di laman Website Pemko Tanjungpinang bukan bagian dari produk Diskominfo.

“Dapat saya sampaikan bahwa konten tersebut sama sekali tidak diproduksi oleh Diskominfo Tanjungpinang,” tegas Teguh seperti yang dikutip di media delta kepri

Ia menjelaskan, dalam pemuatan isi konten Website, Diskominfo selalu mengedepankan SOP, yang setiap isinya harus diketahui oleh pejabat eselon III.

Baca Juga :  SPK IPK Tanjungpinang Beri Bantuan Ke Panti Asuhan Nurul Hikmah

“Artikel tersebut merupakan produk dari oknum tidak bertanggungjawab yang masuk secara ilegal, dan Kita tidak tahu apa maksud dan tujuannya. Namun artikel tersebut, jelas rentan sekali merusak tatanan hidup sosial dalam bermasyarakat dan berbudaya yang terbangun sangat baik selama ini,” tutupnya

(PK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.