Batam  

Gubernur Ansar Ahmad Hadiri Pra Kongres INI di Batam, Menteri Hukum Dorong Digitalisasi Layanan Publik

Pembukaan Rapat Pleno Pengurus Pusat yang Diperluas (RP3YD) Pra Kongres Ikatan Notaris Indonesia (INI) yang diselenggarakan di Wyndham Panbil Batam, Rabu (15/4/2026). (Foto: diskominfo provinsi kepri)

BATAM | PELITAKEPRI.COM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri Rapat Pleno Pengurus Pusat yang Diperluas (RP3YD) Pra Kongres Ikatan Notaris Indonesia (INI) yang diselenggarakan di Wyndham Panbil Batam, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan berlangsung pada 15–17 April 2026, dihadiri oleh Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, serta para notaris dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Supratman menegaskan pentingnya peran notaris sebagai pejabat umum yang memiliki kewenangan strategis dalam pembuatan akta autentik.

Ia mengingatkan bahwa jabatan notaris bukan sekadar administratif, melainkan memiliki tanggung jawab besar dalam menjamin kepastian hukum di tengah masyarakat.

“Notaris adalah satu-satunya pejabat yang memiliki kewenangan untuk membuat akta autentik. Ini adalah peran strategis yang harus dijalankan dengan profesional dan penuh integritas,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Kepri dan Hashim Djojohadikusumo Lakukan Groundbreaking PT Solder Tin Andalan Indonesia

Ia juga menekankan bahwa seorang pejabat tidak diperkenankan merangkap jabatan secara sembarangan, mengingat setiap posisi memiliki tanggung jawab hukum yang berbeda. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota Ikatan Notaris Indonesia untuk menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Selain itu, Supratman menyampaikan bahwa Kementerian Hukum saat ini tengah melakukan transformasi besar menuju layanan digital.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 450 layanan publik di lingkungan Kementerian Hukum yang wajib diberikan kepada masyarakat setiap hari.

Melalui digitalisasi, seluruh layanan tersebut secara bertahap diintegrasikan ke dalam satu sistem aplikasi yang dapat diakses masyarakat secara luas.

Baca Juga :  Aliansi Masyarakat Sipil Kecam Aksi Kekerasan Aparat di Pulau Rempang Batam

“Digitalisasi ini bertujuan untuk memberikan kepastian, kemudahan, dan kecepatan layanan. Ini juga akan berdampak positif bagi para notaris dalam menjalankan tugasnya,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Batam sebagai tuan rumah kegiatan Pra Kongres INI.

Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran notaris dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.

“Kami menyambut baik pelaksanaan Pra Kongres Ikatan Notaris Indonesia di Batam. Ini menunjukkan bahwa Kepulauan Riau, khususnya Batam, semakin dipercaya menjadi pusat kegiatan nasional,” ujar Ansar.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan para notaris dalam menciptakan kepastian hukum, terutama dalam mendukung iklim investasi di Kepulauan Riau.

Baca Juga :  Wakapolda Hadiri Dialog Kerukunan Umat Beragama Oleh FKUB Provinsi Kepri

Ansar berharap melalui forum Pra Kongres ini, para notaris dapat terus meningkatkan kompetensi serta menjaga integritas dalam menjalankan profesinya di tengah tantangan era digital.

“Peran notaris sangat penting dalam memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha. Dengan kepastian tersebut, iklim investasi akan semakin kondusif dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.