Kantor Pencarian Dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang Menggelar Rakor Uji Fungsi Pelaksanaan Operasi

Tanjungpinang, Pelita Kepri – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang menggelar Rapat Koordinasi dan Uji Fungsi Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan SAR Daerah Tahun 2018 yang diikuti oleh lintas instansi di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Selasa (6/11/2018).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Budi Cahyadi mengatakan bahwa ada agenda penting dalam kegiatan ini.

Yang pertama uji fungsi pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan. Di mana saat KPP menerima informasi adanya kecelakaan dan bencana, yang dilakukan adalah tindakan sesuai prosedur, segera berkoordinasi dan menghubungi potensi yang ada, seperti TNI, Polri, Pemda dan masyarakat.

Baca Juga :  Sekitar 6,1 Milyar Rupiah, dana DAK Fisik Tahun 2018 Merehabilitasi Sekolah SD dan SMP

Kedua, sejauh mana koordinasi yang sudah dilakukan oleh KPP apa sudah sesuai prosedur yang akan menghasilkan kontijensi dan sinergi yang bagus. Apabila ada evaluasi di situ nanti ada perbaikan yang akan dijadikan tindakan operasi saat ada kejadian kecelakaan dan bencana di wilayah Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang.

“Dengan demikian kami dapat melakukan evaluasi sejauh mana kekurangan yang kami miliki. Potensi instansi lain sangat diperlukan. Bagi kami itu bukanlah hal yang memalukan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Pengelolaan Potensi BNPP Anggit Mulyo S mengatakan kunci keberhasilan dalam melakukan operasi adalah sinergitas dengan potensi yang ada.

Baca Juga :  Secercah Asa Di Gubuk Derita

“Dengan jumlah personil KPP Kelas A Tanjungpinang saat ini yang berjumlah hanya 89 orang dengan wilayah yang sangat luas tentu tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan lintas instansi sangat diperlukan untuk mengatasi bila terjadi kejadian yang ada di Kepri ini,” ujarnya.

Masih menurut Anggit Mulyo, Rakor SAR diadakan secara nasional. Saat ini diadakan juga rakor di Pontianak. Sedangkan di wilayah Indonesia timur dalam waktu dekat ini akan diadakan di Sulawesi Selatan dan Papua, tepatnya di Makassar dan Sorong. (pk/gm)