KM Bukit Raya Kandas, Pelni Meminta Maaf Terhadap Penumpang

Pelita Kepri, Natuna –  Kapal angkut penumpang KM. Bukit Raya dari Tarempa (Anambas) menuju Pelabuhan Selat lampa (Natuna) menabrak karang dan alami kebocoran di perairan Sedanau, Kabupaten Natuna, sekitar pukul 12.00 Wib, Jum’at siang (18/5/2018).

Para penumpang saat dievakuasi

Satuan Polisi Perairan Polres Natuna, Iptu Zulkarnaen, menjelaskan KM Bukit Raya yang bertolak dari Anambas pada Kamis dini hari itu akan bersandar ke pelabuhan Selat Lampa Natuna pada Jum’at siang sekitar pukul 13.00 WIB.

“Namun hingga sore hari ini kapal tersebut belum tiba karena tengah mengalami insiden saat akan tiba ke Pelabuhan Selat Lampa,” kata Zulkarnaen dalam siaran persnya.

Penyelamatan penumpang kapal dilakukan dengan mengerahkan kapal patroli milik PSDKP yang berada di Satker Tanjung Kumbik, Kapal Polariud dan Searider milik TNI AL yang berada di Sedanau Kecamatan Bunguran Barat.

Baca Juga :  Kapolersta Pekanbaru Kombes Pol Sutanto, Gelar Press Rilis Terhadap Tersangka Penipuan

Dengan kapal bantuan tersebut, para penumpang diangkut menuju pelabuhan Selat Lampa yang berjarak 13 mile dari lokasi kandasnya.

Di tempat yang berbeda, Komandan Lanal Ranai, Kolonel Laut Harry Setyawan, saat mendapat laporan dari anggotanya mengenai kapal penumpang yang kandas itu langsung menginstruksikan jajarannya untuk membantu evakuasi penumpang.

“Keselamatan penumpang, itu yang utama, segera lakukan tindakan evakuasi,” tegas Danlanal.

Sementara itu Manajer Public Relation (PR) dan CSR PT Pelni (Persero) Akhmad Sujadi di Batam membenarkan kandasnya salah satu kapal angkut milik PT. Pelni itu diperairan Natuna. Namun ia menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Polres Tanjungpinang Ungkap Aktivitas Tambang Bauksit di Tanjung Moco Dompak Yang Diduga Ilegal

“Atas nama perusahaan kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Namun kami pastikan dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa,” kata Akhmad, Jum’at (18/5/2018).

Pelni kata Akhmad segera melakukan evakuasi penumpang dengan kapal-kapal terdekat karena kapal tidak dapat berlayar kembali untuk sementara.

Selanjutnya, penumpang selamat diantar langsung ke tujuan yakni di Pelabuhan Selat Lampa dengan jarak kurang lebih 13 mile dari posisi KM Bukit Raya.

Berdasarkan data dari pihak Pelni, jumlah Penumpang KM Bukit Raya di atas kapal saat itu terdapat 208 orang. 133 orang diantaranya akan turun di Natuna, 14 orang di Midai, 16 orang di Serasan serta 1 orang di Pontianak, Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah pihak Pelni yang dibantu Syahbandar dan masyarakat saat ini sedang memindahkan penumpang dari KM Bukit Raya ke kapal bantuan dari Polair dan TNI AL. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah sehingga memudahkan kita,” ungkapnya.

Baca Juga :  JUMAGA: DPRD BERSAMA PEMPROV. KEPRI SEPAKAT HAPUS PERDA HAMBAT INVESTASI

Akibat dari kandasnya KM. Bukit Raya ini, sekitar 200 penumpang akan di evakuasi. Info yang media ini peroleh, saat ini baru sekitar 90 penumpang yang sudah di evakuasi dan dibawa ke sedanau. Untuk selanjutnya belum didapat info apakah KM. Bukit Raya masih bisa melanjutkan perjalanan atau tidak.

(pk/red)