Tekan Pengangguran, Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026 di KEK Galang Batang

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, mewakili Bupati Bintan secara resmi membuka agenda akbar Pameran Bursa Kesempatan Kerja atau Job Fair Bintan 2026.F-Istimewa

BINTAN | PELITAKEPRI.COM –  Intervensi strategis dalam memperluas jangkauan akses pasar kerja serta penguatan daya saing angkatan kerja lokal terus dipacu oleh otoritas daerah guna mengimbangi laju pertumbuhan investasi makro yang inklusif.

Menjawab tantangan ketenagakerjaan di wilayah perbatasan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, mewakili Bupati Bintan secara resmi membuka agenda akbar Pameran Bursa Kesempatan Kerja atau Job Fair Bintan 2026.

Perhelatan taktis yang diproyeksikan menjadi draf penyerap angka pengangguran secara masif ini dipusatkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kabupaten Bintan, pada Jumat, 12 Juni 2026.

Langkah konkret penanggulangan masalah sosial di pertengahan Juni 2026 ini didukung oleh potret tren ketenagakerjaan daerah yang menunjukkan grafik performa sangat positif.

Baca Juga :  Sinergi Bupati Iskandarsyah dan Kodim 0317/TBK Gesit Rampungkan 20 Titik KDKMP

Berdasarkan data makro, Angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Bintan yang sempat menyentuh 5,43 persen pada tahun 2023 berhasil ditekan secara berkala hingga merosot ke zona 4,53 persen pada tahun 2024.

Lonjakan penempatan tenaga kerja lokal juga terekam bergerak masif dari angka 1.507 orang pada tahun 2024 meroket tajam menjadi 3.673 pekerja pada tahun 2025.

Sinyal pemulihan ekonomi ini kian dipertegas dengan ketersediaan 1.309 lowongan kerja baru dari 12 perusahaan raksasa yang berpartisipasi dalam bursa kerja tahun ini, naik signifikan dari kuota draf tahun lalu yang hanya menyediakan 922 posisi.

Dalam taklimat arahannya, Sekda Ronny Kartika menggarisbawahi bahwa melimpahnya draf lowongan pekerjaan ini menjadi bukti sahih bahwa iklim investasi dan kemudahan berusaha di Kabupaten Bintan terus berkembang di bawah pengawasan eksekutif.

Baca Juga :  Bupati Roby Kurniawan Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan, Perkuat Kolaborasi

Kendati demikian, Ronny mengingatkan bahwa derasnya modal asing dan domestik yang masuk ke kawasan industri wajib memberikan dampak domino yang berkeadilan bagi kesejahteraan masyarakat komunal.

Oleh karena itu, para pencari kerja lokal didesak untuk terus meng-upgrade draf kompetensi diri, menguasai keterampilan digital, serta memperdalam kecakapan bahasa asing agar tidak kalah saing dari pekerja luar, sementara korporasi diwajibkan memberikan prioritas penyerapan pada talenta lokal.

Menariknya, implementasi keadilan sosial dalam bursa kerja 2026 ini juga diwujudkan melalui penyediaan Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan guna menjamin kesetaraan hak kerja bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

Baca Juga :  Pemkab Bintan Jalin Sinergitas Dengan Bank Riau Kepri

Gayung bersambut, Kepala Administrator KEK Galang Batang, Vita Budhi Sulistyo, menyambut positif sinergi tiga pilar antara birokrasi, pengelola kawasan, dan pelaku industri hilir ini dalam menyering tenaga kerja yang kompeten sesuai spesifikasi kebutuhan pabrik.

Melalui draf integrasi bursa kerja ini, Pemkab Bintan optimistis mampu melahirkan jembatan penghubung yang kokoh antara potensi sumber daya manusia lokal dengan kebutuhan riil dunia usaha menuju Bintan yang maju dan sejahtera.(Adv)