BINTAN | PELITAKEPRI.COM – Intervensi strategis dalam memperluas jangkauan akses pasar kerja serta penguatan daya saing angkatan kerja lokal terus dipacu oleh otoritas daerah guna mengimbangi laju pertumbuhan investasi makro yang inklusif.
Menjawab tantangan ketenagakerjaan di wilayah perbatasan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, mewakili Bupati Bintan secara resmi membuka agenda akbar Pameran Bursa Kesempatan Kerja atau Job Fair Bintan 2026.
Langkah konkret penanggulangan masalah sosial di pertengahan Juni 2026 ini didukung oleh potret tren ketenagakerjaan daerah yang menunjukkan grafik performa sangat positif.
Lonjakan penempatan tenaga kerja lokal juga terekam bergerak masif dari angka 1.507 orang pada tahun 2024 meroket tajam menjadi 3.673 pekerja pada tahun 2025.
Dalam taklimat arahannya, Sekda Ronny Kartika menggarisbawahi bahwa melimpahnya draf lowongan pekerjaan ini menjadi bukti sahih bahwa iklim investasi dan kemudahan berusaha di Kabupaten Bintan terus berkembang di bawah pengawasan eksekutif.
Oleh karena itu, para pencari kerja lokal didesak untuk terus meng-upgrade draf kompetensi diri, menguasai keterampilan digital, serta memperdalam kecakapan bahasa asing agar tidak kalah saing dari pekerja luar, sementara korporasi diwajibkan memberikan prioritas penyerapan pada talenta lokal.
Gayung bersambut, Kepala Administrator KEK Galang Batang, Vita Budhi Sulistyo, menyambut positif sinergi tiga pilar antara birokrasi, pengelola kawasan, dan pelaku industri hilir ini dalam menyering tenaga kerja yang kompeten sesuai spesifikasi kebutuhan pabrik.
