Komisi II DPRD Kepri Minta Direktur PDAM Benahi Masalah Pipa Bocor

Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudi Chua memberikan Pekerjaan Rumah (PR) untuk Direktur PDAM Tirta Kepri, Abdul Kholik yang baru dilantik pada Jumat (2/2/2024) pekan lalu.

PELITAKEPRI.COM– Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudi Chua memberikan Pekerjaan Rumah (PR) untuk Direktur PDAM Tirta Kepri, Abdul Kholik yang baru dilantik pada Jumat (2/2/2024) pekan lalu.

“Saya memberikan beberapa catatan pekerjaan rumah yang harus menjadi atensi Direktur Perumda Air Minum Tirta Kepri yang baru dilantik,” katanya, kepada hariankepri.com, Rabu (7/2/2024).

PR pertama yang harus diselesaikan Direktur yang baru ini adalah, soal kebocoran pipa PDAM Tirta Kepri yang kerap bocor karena faktor usia.

“Kondisi ini menyebabkan timbulnya loss air minum yang cukup besar dan juga mengganggu pelayanan ke masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Universitas Batam Resmi Kukuhkan Prof Indrayani Jadi Guru Besar

PR kedua, sambung Rudi, yakni membenahi manajemen PDAM Tirta Kepri agar bisa melayani masyarakat dengan maksimal.

“Termasuk menertibkan kemungkinan oknum nakal yang menjual meteran secara ilegal,” sebutnya.

Selanjutnya, Politisi Partai Hanura itu juga meminta kepada Kholik untuk membenahi permasalahan gangguan pelayanan akibat kerusakan pompa intake atau distribusi serta panel listrik.

Dalam menyikapi kondisi, PDAM Tirta Kepri ujarnya, harus ada manajemen stok barang-barang tersebut, sehingga saat ada kerusakan tidak perlu menunggu lama.

“Ke depan PDAM juga harus bisa menjaga manajemen air saat kemarau serta harus mampu meningkatkan cakupan masyarakat yang bisa mendapatkan pelayanan air melalui penambahan meteran baru,” paparnya.

Baca Juga :  Bobby Jayanto Menyaksikan Pementasan Sanggar Seni Kuda Kepada Bangun Budoyo Sakti saputra tpi

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Kepri, Abdul Kholik mengatakan, ia akan segera melakukan rapat evaluasi dengan manajemen PDAM Tirta Kepri.

“Di tengah keterbatasan sumber daya air, kami tentu akan mengoptimalkan sumber yang ada. Sehingga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat,” ucapnya.(kar)