DPRD Kepri Pastikan Stok Beras Premium di Batam Aman, Distributor Diminta Segera Serap Pasokan Bulog

Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, SE., MM,saat menyampaikan laporan usai melakukan pengecekan langsung ke gudang Perum Bulog Cabang Batam.

TANJUNGPINANG | PELITAKEPRI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau memastikan ketersediaan beras premium di wilayah Kota Batam masih dalam kondisi aman, meskipun belakangan ini muncul laporan masyarakat terkait kelangkaan beras premium di pasaran.

Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, SE., MM, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke gudang Perum Bulog Cabang Batam. Dari hasil pemantauan tersebut, Bulog Batam masih memiliki stok beras premium sekitar 24 ton.

“Selain stok yang ada di Batam, Bulog juga memiliki cadangan sekitar 4.000 ton di Sulawesi yang siap dikirimkan ke Batam apabila dibutuhkan,” ujar Wahyu, Senin (19/01/2026).

Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat distributor yang melakukan pemesanan beras premium Bulog. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat distribusi di tingkat pasar, meskipun waktu pengiriman dari Sulawesi ke Batam hanya membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Kepri Pastikan Stok Sapi Kurban di Batam Aman

Menurut Wahyu, ketersediaan beras premium menjadi sangat krusial, terutama menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 2026, guna menjaga stabilitas harga agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Ia pun mendorong para distributor untuk segera memanfaatkan pasokan beras premium dari Bulog. Selain itu, DPRD Kepri juga membuka peluang penguatan regulasi, termasuk melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Kepri, guna memastikan distribusi beras premium dapat berjalan secara optimal dan merata.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kepri, Zainal Abidin, SE., MH, menilai minimnya respons dari distributor merupakan persoalan serius yang harus segera dicarikan solusi bersama.

Baca Juga :  DPRD Kepri Gelar Paripurna Pendapat Akhir Fraksi Terhadap Rancangan Peraturan DPRD Tentang Tata Tertib

“Kami berharap sinergi antara Bulog, distributor, dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat demi menjaga ketahanan pangan serta memastikan masyarakat mendapatkan beras berkualitas dengan harga yang terjangkau,” ujar Zainal.

Ia menambahkan, DPRD Kepri dalam waktu dekat akan mengundang Perum Bulog serta para distributor dalam rapat dengar pendapat untuk membahas berbagai kendala yang dihadapi, baik terkait harga, margin distribusi, maupun faktor teknis lainnya.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Guido XL Pereira, memastikan stok beras medium di wilayah Batam dan Karimun dalam kondisi aman untuk kebutuhan empat bulan ke depan, atau hingga Idul Fitri 2026.

Baca Juga :  Pesan Jumaga untuk Anggota DPRD yang Baru: Segera Menyesuaikan Diri

Bulog juga telah menyiapkan pasokan beras premium dari Makassar sebanyak 1.000 hingga 2.000 ton untuk tahap pengiriman awal ke Batam.

“Harga beras premium dari Bulog ke distributor sekitar Rp14.500 per kilogram, dan dijual ke konsumen sekitar Rp15.400 per kilogram. Kualitas beras terjamin karena berasal langsung dari petani,” jelas Guido.