GMNI Kota Tanjungpinang Menggelar Kegiatan Bina Desa Pesisir

PELITAKEPRI.COM, BINTAN – Sempena hari nelayan Nasional, Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Kota Tanjungpinang menggelar kegiatan bina desa pesisir, di kampung Batu Licin, Kelurahan Gunung Lengkuas, Sabtu (17/03/2018).

Kegiatan yang bertemakan “Mewujudkan poros maritim dunia dengan mengabdi untuk masyarakat pesisir” ini dilaksanakan selama 2 hari guna menampung aspirasi dan keluhan dari warga kampung tersebut, yang akan disuarakan ke Pemerintahhan terkait.

“Kegiatannya iyalah, hari pertama kami kerumah-rumah warga batu licin untuk mendengarkan keluhan masyarakat dan malamnya dilanjutkan dengan ramah tamah bersama masyarakat dengan menonton film,” Ungkap Adi Aziz selaku ketua panitia acara bina desa tersebut.

Baca Juga :  Di Rapat TAPD, Bupati Bintan Upayakan pada 2019 Biaya Operasional Tidak Melebihi Pendapatan

Tidak hanya mendengarkan aspirasi dari warga kampung batu Licin, Adi juga mengatakan bahwa dirinya dan terekan-rekan GMNI Kota Tanjungpinang telah melakukan muswarah bersama warga kampung itu untuk membentuk kelompok nelayan.

“Kami pun sepakat untuk menkadikan kampung itu desa binaan kami, Nantinya sekali seminggu kami kesana lagi untuk melihat perkembangan kelompok nelayan dan mengajari anak-anak SD untuk belajar,” tandasnya.

Ada pun kesimpulan dari kegiatan yang didapat oleh rekan-rekan GMNI Kota Tanjungpinang dari permasalahan Warga Batu Licin yang nantinya akan diaudiensikan bersama Pemkab Bintan ialah :

Baca Juga :  Gubernur Kepri Bangga TNI-POLRI Bersama Pemprov Kepri Bersinergi

1. Melakukan penghijauan kembali di bibir pantai untuk menjaga kelestarian lingkungan laut pasca tambang bauksit.

2. Penyediaan sarana transportasi untuk akses penjualan hasil tangkap nelayan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan prasarana pendidikan.

3. Melajutkan pembangunan pelabuhan batu Licin.

4. Optimalisasi pelayanan kesehatan untuk masyarakat batu Licin.

5. Koperasi simpan pinjam di kp. Batu Licin.

[PK/Dir]