Pemkab Bintan Himbau Masyarakat Ikut BPJS Mandiri

Pelita Kepri, Bintan – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan Dr.Gama Isnaini mengungkapkan data dinas kesehatan, sekitar 50 ribuan lebih masyarakat bintan belum terproteksi oleh BPJS. Dan saat ini, sekitar Rp 3,8 miliar lebih dana subsidi BPJS yang dialokasikan untuk 14 ribuan masyarakat yang tidak mampu.

“Saat ini sekitar 50 ribuan lebih lah , masyarakat Kabupaten Bintan yang belum terproteksi BPJS. Sedangkan subsidi tunggakan iuran Rp 3,8 miliar lebih yang dibayarkan untuk 14 ribuan warga kepesertaan BPJS yang menunggak,” ujar Gama kepada mcbintan, Rabu (16/05/2018) pagi.

Baca Juga :  Tahun 2018 Ini, Numbing Dapat Aliran Listrik

Dirinya menghimbau kepada masyarakat yang mampu agar menjadi peserta BPJS secara mandiri. Dan sambil menunggu Universal Health Coverage, Pemkab bintan tetap menjamin pelayanan kesehatan dengan menunjukkan KTP Bintan di semua Puskesmas serta perawatan kelas 3 diseluruh RS mitra Kab. Bintan

Program ini juga di dukung oleh Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos yang sangat intens terhadap perlindungan kesehatan masyarakat. Oleh itu, pemkab bintan memberikan kebijakan pilihan dalam berobat, menggunakan Kartu BPJS atau hanya menggunakan KTP Bintan.

Kepada mcbintan Apri Sujadi menguraikan program kesehatan di tahun 2017. Angka kunjungan masyarakat ke 15 puskesmas di 10 Kecamatan Kabupaten Bintan mencapai 186.354 pasien. Sebanyak 111.294 pasien menggunakan kartu BPJS dan sebanyak 51.264 pasien menggunakan program Berobat Gratis (KTP Bintan) sedangkan 23.796 pasien menggunakan jalur umum.

Baca Juga :  Jumaga Nadeak Meminta HKBP Harus Tetap Bersatu

”Untuk program berobat gratis yang hanya menggunakan KTP Bintan, kita telusuri bahwa program tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat. Karena pada dasarnya, bila masyarakat yang ingin berobat namun tidak memerlukan tindakan obsesive cukup menunjukkan KTP saja dan kita gratiskan berobat nya,” tutupnya.

(pk/dir/mcb)